Advertisement

ESI Pacitan Soroti Event E-Sport Tanpa Koordinasi


PACITAN | Arvatra — Perkembangan olahraga elektronik atau Esports di Kabupaten Pacitan menunjukkan tren positif. Minat generasi muda terhadap berbagai gim kompetitif terus tumbuh dan mulai diikuti dengan semakin banyaknya penyelenggaraan turnamen Esports di tingkat kecamatan hingga desa.

Namun, di tengah geliat tersebut, muncul persoalan yang perlu menjadi perhatian bersama. Sejumlah kegiatan atau turnamen Esports disebut masih digelar tanpa terlebih dahulu melakukan pemberitahuan maupun koordinasi dengan E-Sports Indonesia (ESI) Kabupaten Pacitan sebagai organisasi yang menaungi cabang olahraga Esports di daerah.

Kondisi tersebut dinilai berpotensi membuat kegiatan Esports berjalan sendiri-sendiri, sementara data atlet, potensi pemain, serta rekam prestasi dari masing-masing wilayah belum terinventarisasi secara optimal.

ESI Kabupaten Pacitan menegaskan, koordinasi bukan dimaksudkan untuk menghambat masyarakat dalam menyelenggarakan turnamen. Sebaliknya, langkah tersebut diperlukan agar pertumbuhan Esports di Pacitan tidak hanya ramai dalam penyelenggaraan event, tetapi juga memiliki arah pembinaan dan mampu melahirkan atlet berprestasi.

Sekretaris ESI Kabupaten Pacitan, Deny Ardana Habi Kusuma, menyampaikan bahwa pihaknya tengah mendorong terbangunnya sinergi lintas lembaga, khususnya dengan Karang Taruna di seluruh tingkatan.

Menurutnya, perkembangan Esports harus dibarengi dengan pendataan dan pembinaan yang terstruktur. Dengan demikian, pemain-pemain potensial yang muncul dari turnamen tingkat desa maupun kecamatan tidak berhenti sebagai peserta kompetisi, tetapi dapat dipetakan untuk mendapatkan pembinaan lebih lanjut.

“Setiap kegiatan Esports di wilayah Pacitan diharapkan dapat dikoordinasikan terlebih dahulu. Ini bukan untuk membatasi kegiatan, tetapi agar ada keseragaman data dan potensi atlet yang bisa kami inventarisasi,” demikian pokok penyampaian ESI Kabupaten Pacitan. Jum'at, (28/08/2026)

Bukan Sekadar Turnamen, Tetapi Jalur Pembinaan Atlet

ESI Kabupaten Pacitan melihat setiap turnamen sebagai bagian penting dari proses pencarian bibit atlet.

Karena itu, penyelenggaraan kompetisi di tingkat desa, kelurahan maupun kecamatan seharusnya tidak hanya berorientasi pada hadiah dan kemeriahan acara. Lebih jauh, event tersebut dapat menjadi sarana untuk menemukan pemain-pemain muda yang memiliki kemampuan dan potensi untuk dikembangkan ke tingkat yang lebih tinggi.

Persoalannya, apabila penyelenggaraan turnamen tidak terdata dan tidak terkoordinasi, potensi tersebut bisa saja hilang begitu saja. Pemain berprestasi dari sebuah desa belum tentu diketahui oleh pembina di tingkat kabupaten.

“Jangan sampai Pacitan sebenarnya memiliki banyak pemain potensial, tetapi tidak diketahui karena kegiatan dan data atlet berjalan sendiri-sendiri,” menjadi salah satu perhatian yang ingin dijawab melalui koordinasi tersebut.

ESI Minta Karang Taruna Jadi Mitra Pembinaan

Untuk membangun sistem tersebut, ESI Kabupaten Pacitan mengajukan sinergi dengan Karang Taruna Kabupaten Pacitan, termasuk jaringan Karang Taruna Kecamatan dan Desa/Kelurahan.

Karang Taruna dinilai memiliki posisi strategis karena bersentuhan langsung dengan generasi muda di tingkat paling bawah. Melalui kerja sama tersebut, setiap kegiatan Esports yang akan digelar dapat diinformasikan sejak awal sehingga pelaksana, peserta dan potensi atletnya dapat masuk dalam pendataan.

ESI Kabupaten Pacitan meminta agar Ketua Karang Taruna Kabupaten Pacitan dapat menyampaikan arahan kepada seluruh Ketua Karang Taruna Kecamatan serta Desa/Kelurahan se-Kabupaten Pacitan.

Intinya, setiap pihak yang hendak menyelenggarakan kegiatan atau turnamen Esports di wilayahnya diharapkan membangun komunikasi terlebih dahulu dengan ESI Kabupaten Pacitan.

Penyelenggara Diminta Mengajukan Rekomendasi

Sebagai bagian dari mekanisme koordinasi, ESI Kabupaten Pacitan meminta Karang Taruna Kecamatan maupun Desa/Kelurahan yang akan menggelar kegiatan Esports agar terlebih dahulu membuat Surat Permohonan Rekomendasi kepada Ketua ESI Kabupaten Pacitan.

Rekomendasi tersebut menjadi bagian dari koordinasi resmi sekaligus instrumen untuk melakukan inventarisasi kegiatan dan calon atlet Esports di seluruh wilayah Pacitan.

Dengan adanya data yang terpusat, ESI berharap pembinaan dapat dilakukan secara lebih terarah, berkelanjutan dan berbasis potensi nyata di lapangan.

Artinya, semakin banyak turnamen yang terselenggara, seharusnya semakin banyak pula data pemain dan calon atlet yang dapat dipetakan.

Edukasi untuk Masyarakat dan Penyelenggara Event

ESI Kabupaten Pacitan juga mengajak masyarakat, komunitas gim, Karang Taruna maupun pihak lain yang berencana menggelar turnamen agar memahami bahwa penyelenggaraan event Esports tidak cukup hanya menyiapkan tempat, perangkat pertandingan, peserta dan hadiah.

Koordinasi dengan organisasi cabang olahraga juga penting agar kegiatan tersebut dapat berjalan sesuai dengan arah pembinaan olahraga elektronik di daerah.

Hal ini sekaligus menjadi edukasi agar masyarakat tidak melihat koordinasi dengan ESI sebagai bentuk pembatasan atau penghambat kreativitas.

Sebaliknya, koordinasi diharapkan menjadi jembatan antara penyelenggara event, komunitas, pemain dan sistem pembinaan olahraga prestasi.

ESI Kabupaten Pacitan menilai, semakin tertib penyelenggaraan dan pendataan dilakukan, semakin besar pula peluang Pacitan menemukan atlet-atlet Esports yang mampu bersaing bukan hanya di tingkat lokal, tetapi juga regional hingga nasional.

Jangan Sampai Pacitan Hanya Ramai Turnamen

Geliat Esports yang semakin marak di Pacitan merupakan peluang besar yang tidak boleh berhenti pada banyaknya jumlah turnamen.

Yang lebih penting adalah bagaimana setiap kompetisi menjadi bagian dari ekosistem pembinaan.

Jangan sampai Pacitan hanya dikenal sebagai daerah yang banyak menggelar turnamen, tetapi tidak memiliki data atlet dan jalur pembinaan yang jelas.

Sebaliknya, setiap event harus bisa menjadi pintu masuk untuk menemukan pemain berbakat, mengukur kemampuan, membangun pengalaman bertanding dan selanjutnya mengarahkan mereka menuju prestasi.

Karena itu, ESI Kabupaten Pacitan mengajak seluruh penyelenggara event Esports untuk membangun komunikasi sejak awal.

Bagi masyarakat, komunitas atau Karang Taruna yang akan menyelenggarakan turnamen E-Sport di wilayah Kabupaten Pacitan, koordinasikan terlebih dahulu dengan ESI Kabupaten Pacitan.

Konsultasi dan koordinasi dapat dilakukan melalui nomor WhatsApp 0852-3122-5573, 081-882-851-177, atau 0812-3051-0763.

Langkah sederhana berupa koordinasi sebelum kegiatan digelar diharapkan mampu menjadi fondasi bagi pembinaan Esports Pacitan yang lebih tertib, terdata dan berkelanjutan.

Sebab, turnamen boleh terus berkembang, tetapi pembinaan atlet jangan sampai tertinggal. (Red.)

Posting Komentar

0 Komentar