PACITAN | Arvatra – Semangat membangun Desa Bangunsari menuju arah yang lebih maju terus menguat menjelang pelaksanaan pemilihan kepala desa. Salah satu figur muda yang menyatakan siap mengabdikan diri adalah Hafidz Arya, yang maju sebagai calon Kepala Desa Bangunsari dengan membawa visi pembangunan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Mengusung slogan "Siap Jungkir Balik Demi Rakyat", Hafidz Arya menegaskan komitmennya untuk bekerja sepenuh hati dalam melayani masyarakat tanpa membedakan golongan. Baginya, jabatan kepala desa bukan sekadar amanah administratif, tetapi juga bentuk pengabdian untuk menghadirkan perubahan nyata bagi seluruh warga Bangunsari.
Dengan semangat "Membangun Desa Bangunsari Menjadi Lebih Baik", Hafidz menyampaikan bahwa pembangunan desa harus dilakukan secara terbuka, partisipatif, serta melibatkan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, kemajuan desa hanya dapat diwujudkan apabila pemerintah desa dan masyarakat berjalan bersama dalam setiap proses pembangunan.
"Saya ingin menjadi pelayan masyarakat yang benar-benar hadir di tengah warga. Aspirasi masyarakat harus didengar, persoalan harus diselesaikan bersama, dan pembangunan harus dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat Bangunsari," ujar Hafidz Arya.
Dalam visi yang diusungnya, Hafidz menempatkan tiga nilai utama sebagai landasan kepemimpinan, yakni melayani dengan hati, mengutamakan kebersamaan, dan membangun dengan integritas. Ketiga prinsip tersebut diyakini menjadi fondasi untuk menciptakan pemerintahan desa yang bersih, transparan, serta mampu memberikan pelayanan publik yang lebih baik.
Selain peningkatan kualitas pelayanan pemerintahan desa, Hafidz juga berkomitmen mendorong pembangunan infrastruktur sesuai kebutuhan masyarakat, memperkuat pemberdayaan ekonomi warga, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memberikan ruang yang lebih luas bagi generasi muda dan perempuan untuk berpartisipasi dalam pembangunan desa.
Menurutnya, potensi Desa Bangunsari sangat besar apabila dikelola secara optimal melalui kolaborasi antara pemerintah desa, tokoh masyarakat, pemuda, kelompok tani, pelaku UMKM, hingga seluruh lapisan warga.
"Tidak ada pembangunan yang berhasil tanpa kebersamaan. Saya mengajak seluruh masyarakat Bangunsari untuk bergandengan tangan membangun desa yang lebih maju, lebih sejahtera, dan lebih berdaya saing. Perbedaan pilihan adalah bagian dari demokrasi, namun persatuan harus tetap menjadi kekuatan kita bersama," tambahnya.
Hafidz juga menekankan pentingnya menjaga suasana pemilihan kepala desa tetap aman, damai, dan penuh rasa kekeluargaan. Ia berharap seluruh tahapan Pilkades dapat berlangsung dengan menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi, saling menghormati, serta mengedepankan persaudaraan antarmasyarakat.
Bagi Hafidz Arya, menjadi kepala desa bukanlah tentang kekuasaan, melainkan tanggung jawab untuk bekerja lebih keras demi kepentingan masyarakat. Karena itu, dirinya berkomitmen apabila diberikan amanah oleh warga, ia akan menjalankan pemerintahan desa secara terbuka, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan rakyat.
Sebagaimana pesan yang selalu ia gaungkan, "Bersama rakyat kita kuat, bersama kita wujudkan desa yang lebih baik." Kalimat tersebut menjadi cerminan tekad Hafidz Arya untuk mengabdikan tenaga, pikiran, dan waktunya demi kemajuan Desa Bangunsari di masa mendatang. (Red.)

0 Komentar